Skip to content

SATKORLAK Pengendalian Banjir

February 14, 2013

Bagi yg membutuhkan call center SAR Jakarta tlp : 021-5501512 dan 021-55051111, 021-5507976 .

SATKORLAK Pengendalian Banjir

Propinsi DKI Jakarta 021-3823413
Wilayah Jakarta Pusat 021-3843066
Wilayah Jakarta Timur 021-48702443
Wilayah Jakarta Selatan 021-7396321
Wilayah Jakarta Utara 021-490152
Wilayah Jakarta Barat 021-5821725, 021-5821765
Pelayanan Kesehatan (Posko Hunting) 021-34835118
Pelayanan PLN 123
Dinas Bintal Kesos (Bantuan Logistik) 021-4264675
Posko Sars DKI Jakarta 021-34835118

Friends or Family yang tinggal di jakarta kalau butuh pertolongan perahu karet dari pemerintah gratis, telp ke rescue SAT di No telp 021-5501512 . Bagi yg membutuhkan call center sar jakarta tlp : 021-5501512 dan 021-55051111, 021-5507976 .

Buat teman-teman yang membutuhkan evakuasi, bisa menghubungi :

021-6344215 ( Jak Pus )
021-43931063 ( Jak Ut )
021-5682284 ( Jak Bar )
021-7515054 ( Jak Sel )
021-85904904 ( Jak Tim)

When do you use i.e., and when do you use e.g., and what do they mean?

September 28, 2011

Answer: The Latin abbreviations “i.e.” and “e.g.” come up very frequently in writing and would probably come up more often if people were more sure of when it is right to use “i.e.” and when “e.g.” is required. To me, the only way to figure it out is to know what they stand for.

i.e.

“I.e.” stands simply for “that is,” which written out fully in Latin is ‘id est‘. “I.e.” is used in place of “in other words,” or “it/that is.” It specifies or makes more clear.

e.g.

“E.g.” means “for example” and comes from the Latin expression exempli gratia, “for the sake of an example,” with the noun exemplum in the genitive (possessive case) to go with gratia in the ablative (prepositional case). “E.g.” is used in expressions similar to “including,” when you are not intending to list everything that is being discussed.

Examples of i.e. and e.g.:

1. Places to Concentrate:

I.E. (Id Est)

I’m going to the place where I work best, i.e., the coffee shop.[There is only one place that I am claiming is best for my work. By using “i.e.”, I am telling you I am about to specify it.]

E.G. (Exempli Gratia)

At the places where I work well, e.g., Starbucks, I have none of the distractions I have at home.[There are lots of coffee shops I like, but Starbucks is the only international one, so it’s the only “example” that would work.]

2. Helen and Her Siblings:

I.E. (Id Est)

The most beautiful human in Greek mythology, i.e., Leda‘s daughter Helen, may have had a unibrow, according to a 2009 book on Helen I’m reading.[Helen, whose beauty launched the Trojan War, is considered the most beautiful woman from Greek mythology. There is no contender.]

E.G. (Exempli Gratia)

The children of Leda, e.g., Castor and Pollux, were born in pairs.[The pair of boys, who are named Castor and Pollux, might be called twins, but it’s not so clear about another set of Leda’s offspring. Helen was said to have been hatched from an egg; Clytemnestra, born. Despite this distinction in manner of birth, Leda gestated/brooded multiple “pairs” of children, so Castor and Pollux are an example.]

Italics

I.e. and e.g. are such common Latin abbreviations that they do not require italicization.

Capitalization

If the form “I.e.” looks odd, it’s because both “i.e.” and “e.g” are usually mid-sentence, surrounded by commas, so they are unlikely to be seen with sentence initial capitals.

Someone quoted this article to insist that i.e. should not be capitalized. The writer began his sentence with “i.e.” Evidently I wasn’t clear enough that rules about sentence capitalization (or other things) may take precedence over the fact that i.e. isn’t generally capitalized. I was only trying to explain why “I.e” might look funny to readers.

 

source: http://ancienthistory.about.com/od/abbreviations/f/ievseg.htm

‘The Deathly Hallows: Part 2’: Akhir Perjalanan Harry Potter

July 21, 2011

ย 

Jakarta – Sekuel ‘Harry Potter’ akhirnya menemui ujung perjalanan. Film yang diangkat dari novel best seller karya J.K Rowling itu telah melalui 10 tahun yang luar biasa, dan disebut-sebut akan menjadi film sekuel paling sukses dalam sejarah.

Seperti dilansir DetikHot, episode terakhir perjalanan Harry Potter (Daniel Radcliffe), Ron Weasley (Rupert Grint), dan Hermione Granger (Emma Watson) itu mungkin akan menjadi agak emosional bagi Anda yang membaca bukunya. David Yates bisa menggambarkan peperangan di buku dengan cukup maksimal.

Air mata cukup terkuras saat keluarga Weasley menangis, Lupin dan Tonks, dan orang-orang mati bergelatakan setelah pertempuran. Selain itu, rasa puas dan penasaran karena ini film yang mengakhiri segala peperangan antara Harry dan Voldemort pun cukup membuat emosi memuncak.

Bagian kedua dari buku ketujuh ini akan cukup menjelaskan segala hal yang membingungkan di film-film sebelumnya. Beberapa flashback akan menjawab pertanyaan, mengapa Snape sangat membenci Harry, mengapa Dumbledore harus mati, dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang awalnya membingungkan.

Meskipun demikian, seperti layaknya film adaptasi buku, banyak bagian-bagian yang dirasa kurang atau tidak sesuai. Adegan pertempuran terakhir Harry dengan Voldemort patut diakui lebih didramatisir di film. Pertempuran di buku memang terasa sangat singkat.

Bagi Anda yang tidak membaca bukunya, lebih baik jangan menonton sendirian. Karena, cukup banyak adegan di mana semua penonton dianggap telah mengerti, dan itu bisa saja membingungkan. Seperti, saat Hermione akan menyamar untuk pergi ke Gringotts, alih-alih meminum ramuan polijus, kamera hanya memperlihatkan sehelai rambut.

Selain itu, beberapa adegan di film ini juga menunjukkan orang-orang yang terluka parah, Snape mati dengan mengenaskan, dan darah berceceran di mana-mana. Di Singapura, film ini dilabeli PG – Some Violence And Disturbing Scenes.

David Yates tampaknya ingin film terakhir ini sangat berkesan. Lagu scoring pun terasa lebih mengena. Misalnya, ketika akhirnya Harry memutuskan untuk menyerahkan diri pada Voldemort, emosi kembali teraduk-aduk.

Secara keseluruhan, tentu saja, film ini akan menjadi semacam legenda penutup dari peperangan selama 10 tahun dalam 8 film. Menyenangkan melihat para pemeran tumbuh dewasa sesuai dengan karakter yang digambarkan di buku.

Adegan terakhir yang memperlihatkan Harry, Ron, dan Hermione 19 tahun kemudian menyadarkan bahwa setelah ini Daniel Radcliffe, Rupert Grint, dan Emma Watson akan terbebas dari karakter yang mereka lakoni sejak kecil. Film dan buku bisa berakhir, namun Harry Potter pasti tetap akan dikenang dan menjadi bagian dari sejarah. The End.

source: http://www.wolipop.com/read/2011/07/19/094439/1684048/1137/the-deathly-hallows-part-2-akhir-perjalanan-harry-potter

mau nonton? ๐Ÿ™‚

Setoran Tabungan yang Ideal dari Penghasilan

July 21, 2011

Pertanyaan :

Berapa setoran tabungan yang ideal dari penghasilan?

Jawaban :

Dalam kondisi penghasilan berapapun, sebaiknya kita tetap mengalokasikan sebagian dari penghasilan tersebut untuk ditabungkan. Bahkan makin kecil penghasilan, makin perlu lagi uang tabungan. Karena jika penghasilannya besar, maka kenaikan harga sedikit saja tidak akan terlalu berpengaruh. Namun bagi yang penghasilannya kecil, tentunya setiap kenaikan harga akan sangat berpengaruh. Itulah kenapa diperlukan tabungan salah satunya adalah untuk menutupi keperluan mendadak dan pengeluaran yang tidak terduga.

Dari penghasilan Anda, minimal ada 10% untuk dialokasikan untuk tabungan. Namun jika masih single, belum memiliki tanggungan, dan belum mulai mencicil rumah, seharusnya sih setoran tabungan bisa lebih besar sampai dengan 40% dari penghasilan pun bisa.

Begitu juga jika sudah mencapai karir yang cukup mapan dan nafkah terhadap anak sudah mulai berkurang,ย  maka setoran penghasilan bisa kembali diperbesar sampai dengan angka 40%. Sedangkan diluar kedua kondisi tersebut, minimal sekali diusahakan tetap ada 10% masuk tabungan.

source: http://id.berita.yahoo.com/setoran-tabungan-yang-ideal-dari-penghasilan-080212680.html

 

so? mari mulai menabung! ๐Ÿ˜‰

Desta Simple Store

May 30, 2011

 

Welcome to Desta Simple Store! A place where you can find everything for your children, infant and toddler, what you want, what you need, simply by look in the Category, or type in the Search box. Simply visitย http://astore.amazon.com/cooforlif-20. Happy shopping!

Gigi Anak

May 24, 2011

Tidak perlu menunggu waktu yang tepat sampai anak mau ke dokter gigi atau cukup umur untuk memulai perawatan pada giginya.

Umumnya penyakit dan kelainan gigi pada anak merupakan salah satu gangguan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Sejak gigi susu mulai tumbuh, orangtua harus bertanggungjawab membersihkan gigi bayi mereka. Walaupun gigi anak hanya merupakan gigi susu yang keberadaannya hanya sementara, namun kesehatan gigi susu berpengaruh terhadap kesehatan gigi anak di kemudian hari. Karena itu, sebagai orangtua perlu mengetahui bagaimana merawat gigi anak sejak bayi dengan cara yang benar, agar kesehatan gigi dan mulut anak teratasi.

Cara merawat mulut bayi pada saat usia 0 โ€“ 6 bulan:

  1. Bersihkan gusi bayi anda dengan kain lembab, setidaknya dua kali sehari
  2. Jangan biarkan bayi anda tidur sambil minum susu dengan menggunakan botol susunya.
  3. Selesai menyusui, ingatlah untuk membersihkan mulut bayi dengan kain lembab
  4. Jangan menambah rasa manis pada botol susu dengan madu atau sesuatu yang manis.

Cara merawat mulut dan gigi bayi pada usia 7-12 bulan:

  1. Tanyakan dokter anak atau dokter gigi anda apakah bayi anda mendapat cukup fluor
  2. Ingatlah untuk membersihkan mulut bayi anda dengan kain lembab ( tidak basah sekali), sehabis menyusui.
  3. Jangan biarkan bayi tidur dengan botol susunya (sambil minum susu dari botol) kecuali air putih.
  4. Berikan air putih bila bayi anda ingin minum diluar jadwal minum susu
  5. Saat gigi mulai tumbuh, mulailah membersihkannya dengan menggunakan kain lembab. Bersihkan setiap permukaan gigi dan batas antara gigi dengan gusi secara seksama, karena makanan seringkali tertinggal di permukaan itu.
  6. Saat gigi geraham bayi mulai tumbuh, mulai gunakan sikat gigi yang kecil dengan permukaan lembut dan dari bahan nilon.
  7. Jangan gunakan pasta gigi dan ingat untuk selalu membasahi sikat gigi dengan air.
  8. Periksakan gigi anak anda ke dokter gigi, setelah 6 bulan sejak gigi pertama tumbuh, atau saat usia anak setahun.

Cara merawat mulut dan gigi bayi pada usia 13-24 bulan:

  1. Mulailah perkenalkan pasta gigi berfluoride
  2. Jangan biarkan anak tidur dengan botol susu (sambil minum susu dari botol), kecuali air putih.
  3. Pergunakan pasta gigi seukuran sebutir kacang hijau.
  4. Sikat gigi anak setidaknya dua kali sehari (sehabis sarapan dan sebelum tidur di malam hari)
  5. Gunakan sikat gigi yang lembut dari bahan nilon.
  6. Ganti sikat gigi tiap tiga bulan atau bila bulu-bulu sikat sudah rusak.
  7. Jadilah teladan dengan mempraktekkan kebiasaan menjaga kesehatan mulut dan lakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.
  8. Biasakan anak untuk memakan makanan ringan yang sehat, seperti buah segar dan sayuran segar.
  9. Hindari makanan ringan yang mengandung gula.

Oleh Drg.Yerika & Drg. Marshinta

source: somewhere from the net, i found it in my harddisk ๐Ÿ™‚

Tips Merawat Gigi

May 24, 2011

  1. Sikat Gigi, Hampir sebagian orang sudah faham cara ini, yang perlu di ingat usahakan sikat gigi 2 kali sehari minimal, atau setidaknya sehabis makan besar. Hal yang juga perlu di ingat adalah ganti Sikat Gigi kalau sudah berumur 3 โ€“ 4 bulan. Jangan lupa sikat juga lidah kita, karena lidah adalah salah satu tempat berkumpul bakteri penyebab bau mulut.
  2. Minum Air Setelah makan, minumlah air sehabis makan, usahakan Air Putih terlebih dahulu
  3. Perbanyak makan buah buahan yang berserat, selain untuk kesehatan, buah juga dapat membantu menghilangkan kotoran yang ada di gigi
  4. Makan Berimbang, jangan makan terlalu berlebihan makan salah satu jenis makanan, tapi usahakan seimbang
  5. Hindari kebiasaan buruk seperti menggigit kuku, menghisap botol, membuka botol dengan gigi dll
  6. Periksa Gigi ke Dokter setiap 6 bulan sekali, tujuan ini untuk mengetahui perkembangan dari Gigi dan Gusi kita.

Mungkin itu beberapa hal hal yang bisa kita lakukan dalam merawat gigi yang cerdas dan bertanggung jawab. Diharapkan sakit gigi tidak anda alami dan semoga juga yang sedang sakit bisa tersembuhkan

source: http://nurudin.jauhari.net/cara-merawat-gigi.jsp